Real Madrid mendapatkan titel Piala Super Spanyol 2020 setelah mengalahkan Atletico Madrid dalam pertandingan final yang diadakan di King Abdullah Sports City Stadium, Arab Saudi, pada Senin (13/1) dini hari WIB melalui adu penalti. Keberhasilan ini menjadi titel pertama bagi Zinedine Zidane setelah kembali ke Santiago Bernabeu.

Berikut adalah lima kesimpulan yang dapat dipetik dari pertandingan ini.

  • Perjuangan Atletico Madrid Berakhir Sia-Sia: Atleti mendapatkan reaksi positif ketika mereka menyingkirkan Barcelona pada babak semifinal, sayangnya performa positif yang mereka tunjukkan pada pertandingan sebelumnya tidak dapat dilanjutkan kali ini, dan membuat mereka pulang ke Spanyol dengan tangan hampa.
  • Catatan Buruk Penalti Los Rojiblancos Kembali Terlihat: Atleti memang sudah sering mengalami kesulitan ketika menghadapi Real Madrid ketika mencapai final dalam sebuah kompetisi, kali ini, catatan buruk mereka dalam adu penalti kontra Los Blancos kembali terlihat, seakan menunjukkan hambatan mental bagi para pemain Los Rojiblancos dalam momen seperti ini.
  • Pesta Besar yang Mendapatkan Sorotan Buruk: secara umum, perebutan gelar juara memang pantas mendapatkan sorotan yang tinggi, namun keputusan asosiasi sepak bola Spanyol (RFEF) untuk mengadakan pertandingan ini di Arab Saudi mendapatkan sorotan yang buruk dari berbagai pihak, termasuk berbagai pihak di negara asal kompetisi tersebut.
  • Pembuktian Federico Valverde: potensi tinggi yang dimiliki oleh Federico Valverde sudah terlihat jelas sepanjang musim ini, namun pertandingan kali ini menegaskan kontribusi yang dapat diberikan oleh pemain asal Uruguay itu kepada timnya.
  • Puncak Kebangkitan Thibaut Courtois: penjaga gawang asal Belgia ini sudah sering mendapatkan sorotan negatif, terutama pada musim 2018/19, namun kontribusinya pada pertandingan ini membuatnya mencapai puncak kebangkitan dalam kariernya dengan Los Blancos.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.