4 Klub Indonesia yang Pensiunkan Nomor Punggung Pemain

0
29
84

Nomor punggung pemain tentu menjadi salah satu identitas otentik bagi setiap pemain baik digunakan untuk semusim kedepan atau hingga akhir karirnya. Sejumlah klub bahkan menyimpan nomor punggung tersebut sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi seorang pemain bagi suatu klub.

Klub Indonesia juga ada yang menyimpan atau mempensiunkan beberapa nomor punggung pemain saat ini. Berikut ini Ceritabola.com akan membahas keempat klub Indonesia yang mempensiunkan nomor punggung.

4. Arema Malang – 47

4 Klub Indonesia yang Pensiunkan Nomor Punggung Pemain

Arema Malang saat ini mempensiunkan nomor punggung 47 yang pernah dipakai oleh Achmad Kurniawan saat berseragam klub tersebut pada periode 2010-2017. Alasan Arema Malang mempensiunkan nomor tersebut karena kiper asal Jakarta itu harus mengalami serangan jantung hingga koma dan meninggal dunia pada Januari 2017 lalu.

Selama memperkuat Arema Malang, Achmad Kurniawan telah membantu timnya meraih gelar juara Copa Indonesia 2006 dan Inter Island Cup Indonesia musim 2014/15.

3. Persis Solo – 33

4 Klub Indonesia yang Pensiunkan Nomor Punggung Pemain

Persis Solo melakukan hal yang sama seperti Arema Malang yakni dengan mempensiunkan nomor punggung, 33. Nomor punggung tersebut terakhir kali digunakan oleh penyerang asal Paraguay, Diego Mendieta yang meninggal karena suatu virus.

Namun saat kematiannya, Persis Solo mendapat banyak hujatan dari dalam hingga luar negeri. Sebab klub tersebut tidak membayar gajinya dengan total 12 ribu dollar US dan ketika pemain tersebut, Persis Solo tidak menanggung biaya pengobatannya.

2. Persebaya Surabaya – 19

4 Klub Indonesia yang Pensiunkan Nomor Punggung Pemain

Klub Indonesia yang mempensiunkan nomor punggung berikutnya adalah Persebaya Surabaya yang menyimpan nomor 19 untuk selamanya. Alasan Persebaya Surabaya mempensiunkan nomor tersebut adalah untuk mengenang Eri Irianto yang meninggal karena serangan jantung ketika bermain di lapangan.

Saat itu Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta pada April 2000 di stadion Gelora 10 November.

1. Persela Lamongan – 1

4 Klub Indonesia yang Pensiunkan Nomor Punggung Pemain

Nomor punggung yang dipensiunkan oleh klub Indonesia adalah nomor 1 yang pernah digunakan oleh Choirul Huda. Persela Lamongan akhirnya mempensiunkan nomor tersebut untuk menghormati pengabdian 18 tahun kiper Lamongan itu.

Choirul Huda berseragam Persela Lamongan hingga akhir hayatnya sebab pada 2017, dirinya bertubrukan dengan Ramon Rodrigues yang menghantam dadanya. Selama 18 tahun memperkuat Persela Lamongan, kiper tersebut telah mencatatkan lebih dari 500 pertandingan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.