Arema menggelar launching sederhana untuk jersey pramusim 2019 di kantor manajemen di Malang, Sabtu siang (11/1/2020). Ini merupakan kali pertama tim berjulukan Singo Edan itu mengenalkan seragam pramusim.

Biasanya, peluncuran hanya dilakukan untuk jersey yang dikenalan dalam kompetisi resmi. Di balik itu, ternyata ada dua misi yang sedang dijalankan manajemen Arema.

Pertama, sebagai pertanda Singo Edan Apparel (SEA) tidak ingin kalah dengan apparel klub lain. Padahal, apparel milik internal Arema itu belum berusia satu tahun. Dari segi desain, jersey pramusim ini tergolong standar karena motifnya sangat simpel.

“Ini memang pertama kali launching jersery pramusim. Tujuannya sebagai tanda jika apparel ini berkembang lebih baik,” kata Tjiptadi Purnomo, Manajer Official Store Arema.

Sementara misi kedua, mengangkat popularitas pemain muda. Ada dua pemain muda yang jadi jadi wakil pemain Arema dalam acara peluncuran siang tadi, yakni Vikrian Akbar dan Titan Fawazzi.

Pemilihan Model Jersey
Keduanya juga terlibat dalam pembuatan video pendek seragam baru tersebut Vian menggunakan jersey pramusim kandang dengan warna biru, sedangkan Titan kostum tandang berwarna putih.

“Mereka dipilih jadi model jersey pramusim karena dianggap punya potensi sebagai pemain masa depan tim ini. Mereka juga produk Akademi Arema. Ditambah lagi tampan, jadi ada peluang nantinya jadi idola,” lanjut Tjiptadi.

Sebenarnya bisa saja Arema memakai pemain yang sudah terkenal seperti Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso, Hendro Siswanto atau yang lainnya. Namun, hal itu justru tidak dilakukan.

Justru Vikrian dan Titan yang baru promosi ke tim senior musim 2019 dipilih. Keduanya masih jarang dikenal Aremania karena minim kesempatan main. Vian, baru dua kali main, sedangkan Titan justru belum menjalani debut. Dia hanya beberapa kali duduk di bangku cadangan.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.