10 Pesepakbola Yang Tidak Anda Ketahui Pernah Menjadi Atlet di Cabang Olahraga Lain

0
161
Pesepakbola Yang Tidak Anda Ketahui Pernah Menjadi Atlet di Cabang Olahraga Lain

Menjadi seorang olahragawan bukanlah hal yang mudah. Tentunya diperlukan kerja keras untuk mencapai impian tersebut. Seperti menjadi seorang pesepakbola professional, tentu membutuhkan latihan ekstra demi mencapai tingkat internasional.

Namun, apa jadinya jika menjadi seorang olahragawan yang mampu menguasai dua cabang olahraga? Banyak dari beberapa nama pesepakbola yang juga merupakan seorang atlet di cabang olahraga lain.

Tentunya, mempertahankan konsistensi dalam bermain sepakbola plus olahraga lainnya bukanlah hal mudah. Akan tetapi, ada beberapa pesepakbola yang benar-benar menekuni dua cabang olahraga. Berikut sepuluh pesepakbola terkenal yang juga merupakan atlet di cabang olahraga lain.

Luis Enrique

Pemain yang dibesarkan namanya oleh Barcelona, kini menjadi pelatih timnas Spanyol dalam mengikuti Piala Eropa 2020. Dirinya dikabarkan sangat menggemari olahraga ekstrim seperti marathon.

Enrique bahkan sempat mengikuti olahraga marathon sepanjang 42 km pada tahun 2007. Ia menyelesaikannya dalam waktu kurang dari tiga jam. Selain itu, dirinya berkompetisi di ajang Marathon des Sables.

Lev Yashin

Satu-satunya kiper yang pernah meraih Ballon D’or ini ternyata sempat kesulitan mengawali karirnya di Dinamo Moscow. Berkat kesulitannya tersebut, sang pemain sempat berpindah ke cabang olahraga Ice Hockey.

Tak lama setelah kepindahannya ke Ice Hockey, Lev Yashin kembali merumput dan membela Dinamo Moscow. Sepanjang karirnya sebagai pesepakbola, Yashin hanya membela Dinamo Moscow selama dua dekade.

Henrik Larsson

Siapa yang tidak mengenal Henrik Larsson? Pemain yang sempat menjadi gelandang andalan timnas Swedia ini ternyata menggeluti olahraga floorball. Dirinya menjadi atlet floorball sejak tahun 2006 hingga 2009.

Larsson mendapatkan kesempatan untuk membela Helsingborg pada jeda pra musim liga Swedia. Larsson menjadi pemain pengganti saat Helsingborg menghadapi Jongkoping IK. Dimana ia mampu membantu Helsingborg meraih kemenangan dengan skor akhir 7-6.

Paolo Maldini

Bek tengah legendaris AC Milan ini menjadi salah satu pesepakbola yang menggeluti cabang olahraga lain. Maldini pasca pensiun sebagai pesepakbola, dirinya memutuskan untuk meniti karir sebagai petenis professional.

Akan tetapi, karirnya sebagai petenis tidak secemerlang sebagai pesepakbola. Maldini harus mengalami debut pahit pada turnamen professional Aspira Tennis Cup. Ia harus tersingkir di babak kualifikasi karena kalah dua set langsung.

Ivan Perisic

Gelandang andalan timnas Kroasia ini ternyata menggemari cabang olahraga lain. Selain andal dalam bermain sepakbola, dirinya juga andal dalam bermain voli pantai. Dirinya bahkan mewakili timnas Kroasia dalam turnamen internasional voli pantai.

Perisic mewakili timnas Kroasia dalam turnamen Porec Major yang termasuk dalam rangkaian FIVB Beach Volleyball World Tour 2017 silam. Turnamen tersebut merupakan ajang bagi para professional atlet voli pantai.

Can Bartu

Salah satu pesepakbola legendaris Turki ini juga merupakan sosok yang cukup nyentrik. Dirinya menjadi atlet yang menguasai dua cabang olahraga. Tidak hanya andal mengolah bola dengan kakinya, Bartu juga andal dalam menggunakan tangannya.

Selain ahli dalam bermain sepakbola, Can Bartu pun aktif sebagai pebasket. Can Bartu mengawali karirnya sebagai pebasket di klub Fenerbache. Pada 25 Januari 1957, Bartu memulai karirnya sebagai pesepakbola menghadapi Beyogluspor dan membantu timnya menang dengan skor 4-0.

Leon McKenzie

Pemain yang pernah membela Crystal Palace ini menjadi pesepakbola yang menguasai dua cabang olahraga. Dimana, selain menggemari sepakbola, Leon McKenzie juga menyukai olahraga boxing. Dirinya bahkan berada di kelas menengah super.

Leon McKenzie menekuni dunia boxing setelah memutuskan pensiun dari dunia sepakbola. Ia memulai debutnya kala bertarung menghadapi John Mason pada 29 Juni 2013. Sepanjang karirnya sebagai atlet boxing, McKenzie sudah menorehkan 8 kemenangan, 1 imbang serta 2 kalah.

Vanda Sigurgerisdottir

Vanda merupakan atlet multi-olahraga yang berasal dari Islandia. Ia menekuni sepakbola beserta basket di sepanjang karirnya sebagai olahragawati. Tentunya Vanda memiliki kisah yang sama dengan Can Bartu yang berkarir di sepakbola dan basket.

Setelah memutuskan pensiun, Vanda menjadi wanita pertama yang berkesempatan melatih tim sepakbola pria. Kala itu,  Neisti Hofsósi memutuskan Vanda untuk menjadi pelatih timnas sepakbola pria Islandia.

Olga Faerseth

Olga Faerseth salah satu multi-olahraga dari Islandia. Dirinya menjadi atlet sepakbola sekaligus atlet basket di sepanjang karirnya. Wanita berusia 44 tahun tersebut bahkan sempat membela timnas sepakbola Islandia.

Ia mengawali karir profesionalnya sebagai pesepakbola pada tahun 1991. Sedangkan sebagai pebasket, Olga memulai tantangannya sejak tahun 1992.

Knut Anders Fostervold

Pesepakbola asal Norwegia ini memiliki kegemaran lain sebagai menjadi seorang pesepakbola professional. Dirinya bahkan mencintai pekerjaan lain tersebut, yaitu sebagai atlet sepeda. Setelah memutuskan pensiun dari dunia sepakbola pada tahun 2003, Knut Anders menjadi atlet sepeda.

Itulah beberapa pesepakbola yang menggemari bahkan menjadi atlet di cabang olahraga lainnya. Tentunya kecintaan terhadap olahraga membuat pesepakbola ingin menguasai cabang olahraga lainnya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.