Beranda blog

Prediksi Liga Inggris – Tottenham vs Crystal Palace 8 Maret 2021

Tottenham akan bertanding melawan Crystal Palace dalam lanjutan pertandingan Premier League 2020/21 pekan ke-27. Pertandingan itu rencananya bakal digelar di Tottenham Hotspur Stadium pada Senin (8/3) pukul 02.15 WIB dini hari.

Tim tuan rumah kini berambisi untuk mempertahankan rekor kemenangan beruntun mereka dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sementara Crystal Palace justru tengah mengincar kemenangan setelah hanya mampu meraih dua hasil imbang dalam dua pertandingan terakhir.

H2H Pertandingan Tottenham vs Crystal Palace

Kedua tim tersebut sama-sama meraih hasil imbang dalam dua pertemuan terakhir. Namun, Tottenham lebih banyak memetik kemenangan dalam lima pertemuan terakhir karena mampu memenangkan pertandingan sebanyak dua kali.

Hal tersebut mungkin cukup membuat tim asuhan Roy Hodgson sedikit berhati-hati saat bertandang ke markas Tottenham pada akhir pekan ini. Sebab The Eagles kini sedang mengincar kemenangan karena dalam dua laga terakhir mereka hanya dapat meraih hasil imbang.

Berbeda halnya dengan Tottenham yang sukses meraih tiga kemenangan beruntun saat menghadapi Wolfsberger, Burnley dan Fulham. Tim asuhan Jose Mourinho tersebut juga telah mengantongi total sembilan gol dari ketiga pertandingan itu.

Tim tuan rumah beruntung karena tidak banyak pemain yang mengalami cedera, kecuali Giovani Lo Celso. Di pertandingan tersebut, Jose Mourinho mungkin akan memainkan Dele Alli dan Gareth Bale sejak awal laga setelah tampil cukup baik sebelumnya.

Sementara Crystal Palace masih harus kehilangan setidaknya sembilan pemain, termasuk James McCarthy yang kini mengalami cedera. Wilfried Zaha diperkirakan bakal siap diturunkan meskipun dirinya mungkin harus memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Prediksi Pertandingan Tottenham vs Crystal Palace

Kedua tim asal London ini jelas mengincar kemenangan pada Senin (8/3) dini hari nanti untuk mengangkat posisi timnya di klasemen Premier League. Namun Crystal Palace nampaknya akan sangat kesulitan melawan Tottenham yang bermain fullteam dalam pertandingan tersebut.

Meskipun begitu, Roy Hodgson masih memiliki beberapa pemain seperti Jordan Ayew dan Christian Benteke untuk membobol gawang tim tuan rumah agar bisa mendapatkan setidaknya satu poin. Pertandingan antara Tottenham vs Crystal Palace diprediksi bakal berakhir dengan skor 2-0.

Mikel Arteta Akui Arsenal Saat Ini Masih Belum Sesuai dengan Harapannya

Pelatih asal Spanyol itu mengakui bahwa skuat Arsenal saat ini belum sesuai apa yang diinginkan olehnya. Meskipun begitu, ia terus berjuang untuk mengangkat performa tim untuk kembali ke papan atas klasemen Premier League di akhir musim.

Arsenal saat ini sebenarnya tengah menikmati momen kebangkitan mereka setelah mengawali musim 2020/21 dengan buruk. Sejak Natal tahun lalu, The Gunners sukses meraih tujuh kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir di Premier League 2020/21.

Namun posisi Arsenal saat ini tidak cukup bagus karena hanya mampu menempati peringkat ke-10 di klasemen sementara. Meskipun begitu, performa apik tersebut cukup ditanggapi positif oleh Mikel Arteta.

Jelang pertandingan melawan Burnley, pelatih asal Spanyol itu ditanya oleh media soal skuat Arsenal saat ini. Dalam konferensi pers tersebut, Mikel Arteta menjawab bahwa skuat timnya saat ini masih sangat jauh dari harapannya.

Tetapi ia terus berusaha untuk mendukung para pemain untuk terus mengalami perkembangan agar bisa mengangkat performa Arsenal sebelum akhir musim. Sebab mantan asisten Pep Guardiola tersebut merasa masih banyak hal yang perlu timnya tingkatkan.

“Sangat jauh, tim ini masih sangat jauh dari yang saya harapkan. Masih banyak yang harus ditingkatkan, kami juga perlu menambah kualitas dalam tim kedepannya,” ucap Mikel Arteta dalam konferensi pers seperti yang dilansir dari Goal.

“Kami harus lebih efisien dalam mengambil keputusan dan memanfaatkan situasi ketika mendapat sebuah keuntungan. Selain itu, kami harus lebih menguasai permainan, meminimalisir kesalahan di daerah sendiri dan lebih banyak meraih hasil cleansheet,”

“Hasil yang diraih oleh klub di klasemen sementara jelas tidak bisa diterima, kami adalah Arsenal dan seharusnya tidak berada di posisi tersebut. Jika ada seseorang yang senang dengan hal tersebut, mereka berada di tempat yang salah,”

“Saya telah melihat perkembangan yang sudah diraih oleh tim ini. Sebab saya telah membandingkan beberapa pertandingan terakhir dengan sejumlah laga yang kami mainkan beberapa bulan lalu.” tutup Mikel Arteta.

Arsenal kini menempati peringkat ke-10 klasemen sementara Premier League 2020/21 dengan perolehan 37 poin dalam 26 pertandingan. Mereka kini berjarak dua poin dengan Aston Villa yang berada diatasnya dan memiliki satu pertandingan sisa.

Seandainya Gagal ke Champions League Musim Depan, Para Pemain Liverpool Tetap Bertahan

Jurgen Klopp memastikan bahwa para pemainnya tidak akan hengkang dari Liverpool musim depan, seandainya mereka gagal tampil di Champions League.

Liverpool saat ini masih belum sanggup keluar dari performa buruknya di Premier League 2020/21, setelah takluk 0-1 dari Chelsea di Anfield. Hasil itu menjadi yang pertama bagi mereka sepanjang sejarah karena menelan lima kekalahan beruntun ketika pertandingan berlangsung di markas sendiri.

Hal tersebut membuat tim asuhan Jurgen Klopp terancam gagal finish di empat besar klasemen akhir Premier League 2020/21 dan tampil di Champions League musim depan. Kini mulai banyak pihak yang berspekulasi bahwa para pemain The Reds diperkirakan bakal pergi dari klub jika Liverpool gagal tampil di kompetisi tersebut.

Namun Jurgen Klopp menegaskan soal loyalitas para pemainnya untuk klub, walaupun ia tidak memungkiri seandainya ada pemain baru yang menginginkan hengkang. Dengan keyakinan tersebut, pelatih asal Jerman itu percaya bahwa pemain-pemain pentingnya akan bertahan di Anfield musim depan walaupun mereka tidak tampil di Champions League.

“Klub ini tidak akan tampil reguler jika tidak bermain di Champions League. Kami tahu ini adalah tahun yang sulit, kekuatan dan potensi klub sangat berbeda,” ucap Jurgen Klopp dilansir dari Goal.

“Saya tahu kami mempunyai pemain-pemain yang memiliki loyalitas terhadap klub. Ini bukan situasi dimana ada pemain yang berkeinginan untuk hengkang karena musim depan kami belum tentu bisa tampil di Champions League,”

“Itu tidak akan terjadi karena saya sudah mengenal mereka cukup lama, para pemain juga mengetahui bahwa klub sedang dalam situasi berbeda. Tidak masalah seandainya ada pemain baru yang menginginkan hengkang, saya tidak dapat memungkiri itu,”

“Beberapa tahun lalu saya telah mengatakan jika ada pemain yang tidak ingin datang karena kami tidak tampil di Champions League, saya tidak menginginkannya. Jika ada pemain yang ingin pergi karena musim depan kami tidak tampil di Champions League, tentu saya akan melepasnya,”

“Itu akan selalu terjadi seperti ini, Anda memerlukan skuat tepat untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi. Oleh sebab itu, saya tidak khawatir mengenai hal tersebut.” tutup Jurgen Klopp.

The Reds saat ini hanya mengoleksi 43 poin dan menempati peringkat ketujuh di klasemen sementara Premier League. Mereka kini memiliki sisa sebelas pertandingan untuk mendekatkan diri dengan Chelsea yang berada di empat besar dan berjarak empat poin.

Alexis Saelemaekers: Saya Berjanji Akan Berusaha Mencapai Sesuatu yang Penting untuk Penggemar!

0

Pemain berusia 21 tahun tersebut mengatakan dirinya berjanji akan berjuang bersama AC Milan untuk mencapai sesuatu yang penting untuk penggemar dalam waktu dekat. Selain itu, ia juga ingin menjadi salah satu pemain depan mematikan bagi tim asuhan Stefano Pioli tersebut.

AC Milan telah menebus Alexis Saelemaekers secara permanen dari Anderlecht setelah membayar sekitar 5 juta euro pada musim panas tahun lalu. Sebelumnya, pemain berkebangsaan Belgia tersebut dipinjam oleh AC Milan selama sembilan bulan dan tampil memuaskan.

Kini pemain tersebut telah menjadi bagian penting skuat asuhan Stefano Pioli tersebut di Serie A. Total sudah 20 penampilan yang dijalani olehnya sepanjang musim 2020/21 ini.

Alexis Saelemaekers pun berterima kasih kepada Stefano Pioli yang sudah memberinya sangat banyak kesempatan sekaligus kepercayaan untuk tampil. Selain itu, dirinya juga berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target utama tim di awal musim.

“Semua perkembangan yang sudah saya lakukan disini adalah karena bantuan dari para staf dan pelatih yang ada dalam tim. Saya ingin berterima kasih kepada klub dan tim yang sudah membantu perkembangan saya sejauh ini,” ucap Alexis Saelemaekers kepada Milan TV.

“Saya akan membantu tim ini mencetak gol dan menjadi ancaman lawan di setiap pertandingan, karena itu adalah hal yang penting dan saya harus terus melakukannya. Para pemain di tim ini harus memiliki mentalitas saat menghadapi AS Roma dan melakukan semua yang dikatakan oleh pelatih di ruang ganti,”

“Kami telah bekerja sejak awal musim dan kami ingin memberi sesuatu yang sangat penting bagi para penggemar. Semua instruksi dan hal yang diminta oleh pelatih harus kami lakukan, sebab dengan semua itu kami bisa memenangkan pertandingan,”

“Situasi saat ini juga bukan suatu hal baik bagi para penggemar maupun kami yang harus bermain di stadion kosong. Oleh sebab itu, kami harus bekerja keras untuk mencapai itu dan mempersembahkannya ke penggemar.” tutup Alexis Saelemaekers.

AC Milan saat ini berada di posisi kedua klasemen Serie A dengan koleksi 53 poin dan berjarak enam poin dari Inter Milan yang berada di pucuk. Di pertandingan selanjutnya, tim asuhan Stefano Pioli bakal menghadapi Hellas Verona pada pertandingan yang berlangsung Minggu (7/3) malam besok.

Andrea Pirlo: Selagi Masih Ada Harapan, Juventus Terus Berjuang untuk Menjuarai Kompetisi

0

Pelatih berumur 41 tahun itu mengatakan bahwa timnya saat ini masih belum menyerah dalam perburuan gelar di Serie A maupun Champions League musim ini.

Juventus yang sebelumnya meraih kemenangan 3-0 atas Spezia harus menjalani laga sulit di pertandingan berikutnya karena harus melawan Lazio. Dua tim tersebut cukup kesulitan diawal musim, namun secara perlahan keduanya juga sudah mulai sering meraih kemenangan.

Di pertemuan terakhir, La Vecchia Signora harus ditahan imbang oleh tim asuhan Simone Inzaghi itu dengan skor 1-1. Karena gol Cristiano Ronaldo di laga tersebut sukses disamakan oleh Felipe Caicedo jelang berakhirnya pertandingan.

Kini Andrea Pirlo, selaku pelatih Juventus ingin anak-anak asuhnya bisa memenangkan pertandingan dan memperkecil selisih poin mereka dengan tim yang berada diatasnya. Sebab mereka saat ini memiliki selisih empat poin dari AC Milan serta jarak sembilan poin dengan Inter Milan yang berada di pucuk klasemen sementara Serie A 2020/21.

“Lazio adalah tim hebat, para pemainnya sudah bermain bersama dalam beberapa tahun terakhir. Mereka memiliki permainan yang terstruktur dan keberhasilan tersebut bisa dilihat dari hasil akhir mereka di klasemen akhir musim lalu,” ucap Andrea Pirlo dikutip dari Football Italia.

“Kami sangat mengetahui akan melawan tim yang tengah berjuang untuk berada di pucuk klasemen. Itu tidak akan menjadi pertandingan yang mudah, kami akan menyiapkan pertandingan sebaik mungkin dan mempelajari karakteristik mereka,”

“Kami juga akan terus berjuang, mulai dari sektor pertahanan hingga kini depan. Selama masih ada harapan, kami harus memberikan yang terbaik untuk mencoba menenangkan kompetisi di akhir musim,”

“Para pemain terlihat antusias sebab itu adalah laga penting yang menentukan. Kami harus siap untuk tidak melakukan kesalahan di pertandingan tersebut, seandainya tim diatas kami melakukan itu.” tutup Pirlo.

Kini Juventus masih nyaman di posisi ketiga pada klasemen sementara Serie A 2020/21 dengan koleksi 49 poin dalam 24 pertandingan. Setelah melawan Lazio pada Minggu (7/3) nanti, mereka sudah ditunggu oleh Porto di leg kedua babak 16 besar Champions League yang akan berlangsung pada Rabu (10/3) mendatang.

Diego Forlan: Kerinduan Barcelona dengan Suarez Sama Seperti Real Madrid yang Kehilangan CR7

0

Mantan penyerang Timnas Uruguay itu mengatakan bahwa Barcelona saat ini merasa sangat kehilangan Luis Suarez yang kini telah berseragam Atletico Madrid. Bahkan dirinya menyebut hal itu sama seperti kehilangan yang dialami oleh Real Madrid saat melepas Cristiano Ronaldo ke Juventus pada 2018 lalu.

Saat ini Barcelona masih terus membuntuti Atletico Madrid dalam perburuan gelar La Liga musim 2020/21 dengan selisih lima poin. Padahal, tim asuhan Ronald Koeman itu sempat kesulitan untuk meraih tiga poin di awal-awal musim.

Hal tersebut disebabkan oleh hengkangnya salah satu mesin gol mereka, yakni Luis Suarez yang terpaksa harus dilepas untuk meringankan beban gaji klub. Ia dilepas ke Atletico Madrid hanya dengan bayaran sekitar 5 juta euro saja pada musim panas lalu, padahal performanya diatas lapangan masih belum menurun.

Musim ini saja penyerang berumur 34 tahun itu sudah mencetak 16 gol untuk Atletico Madrid dalam 21 penampilannya di La Liga. Bahkan Luis Suarez menjadi salah satu topskorer di kompetisi tersebut saat ini.

Kepindahan Luis Suarez ke Atletico Madrid membuat Diego Forlan cukup senang, sebab rekan senegaranya tersebut bergabung ke mantan timnya beberapa tahun lalu. Ia juga menilai kepindahan mantan penyerang Liverpool itu dari Barcelona ke Atletico Madrid sudah seperti kepindahan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid ke Juventus tahun 2018 lalu.

Sebab, diawal-awal Barcelona dan Real Madrid harus bersusah payah untuk mencetak gol dan meraih poin dari tim lawan. Selain itu, ia juga beranggapan bahwa dua klub tersebut telah kehilangan pemain yang bisa menjamin keduanya bisa mencetak 50 gol dalam satu tahun.

“Barcelona kehilangan Luis, itu sudah seperti Real Madrid yang kehilangan Cristiano Ronaldo. Begitu Barcelona mengatakan dirinya akan dijual, saat itu saya yakin bahwa mereka sudah membuat kesalahan,” ucap Diego Forlan kepada AFP dilansir dari Goal.

“Dua tim tersebut sudah kehilangan pemain yang menjamin mereka untuk mencetak 50 gol dalam setahun. Saat pemain seperti mereka pergi, Anda perlu menggantinya dengan dua pemain yang masih perlu beradaptasi dan belum tentu bisa tampil seperti mereka,”

“Begitu Cristiano pergi, tidak mudah bagi Real Madrid mencari penggantinya. Begitupun juga yang dialami oleh Barcelona sekarang.”.

Arsene Wenger Optimis Timnas Amerika Serikat Bakal Bersinar di Piala Dunia 2026

0

Mantan pelatih Arsenal itu mengapresiasi perkembangan sepakbola di Amerika Serikat yang terus berkembang pesat. Hal itu membuatnya yakin bahwa tim nasional negara tersebut akan mampu bersaing di Piala Dunia tahun 2026 mendatang.

Amerika Serikat bakal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, bersama Meksiko dan Kanada lima tahun lagi. Kompetisi tersebut akan menjadi awal dimulainya format baru, yakni dengan mempertandingkan 48 tim untuk memperebutkan trofi tersebut.

Meskipun kompetisi itu masih cukup lama, Arsene Wenger merasa bahwa Timnas Amerika Serikat memiliki potensi untuk bersaing dengan tim-tim dari Eropa di Piala Dunia 2026. Sebab mereka saat ini sudah memiliki banyak pemain yang berkarier di Eropa dan cukup bersinar di masing-masing klub.

Seperti yang diketahui, sepakbola memang bukan menjadi salah satu olahraga yang paling diminati di Amerika Serikat. Sebab masih ada beberapa olahraga yang lebih diminati seperti American Football, basket, bisbol dan lain sebagainya.

Perkembangan ini membuat Arsene Wenger cukup senang karena sepakbola sudah mulai mengemuka di negara tersebut. Bahkan ia menanggapi positif klub MLS yang mendatangkan pemain-pemain top Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

“Amerika Serikat akan mampu bersaing di Piala Dunia 2026 karena mereka sudah memiliki tim yang bagus. Mereka sudah memiliki banyak pemain muda yang bersinar di Eropa dan bergabung klub besar,” ucap Arsene Wenger kepada Les Parisiens.

“Disana, perlu waktu cukup lama untuk sepakbola bisa menjadi salah satu olahraga yang diminati. Bahkan saat ini ada beberapa olahraga yang sudah mulai ditinggalkan seperti bisbol dan American Football,”

“Tim nasional wanita mereka yang beberapa kali menjadi juara dunia tentu memiliki kontribusi besar dalam perkembangan itu. Selain itu, saya mengapresiasi klub-klub MLS yang bisa merekrut pemain-pemain top Eropa dalam beberapa tahun terakhir.”.

Timnas Wanita Amerika Serikat memang jauh lebih menonjol ketimbang tim pria di sepakbola internasional. Sebab mereka berhasil menjadi juara Piala Dunia dalam empat edisi, yaitu pada tahun 1991, 1999, 2015 dan 2019.

Sementara posisi terbaik Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia adalah pada edisi 1930 silam karena mereka mampu menembus semifinal. Dan dalam 20 tahun terakhir, pencapaian terbaik mereka adalah mencapai babak perempat final di tahun 2002 lalu.

Joshua Kimmich Merasa Ada ‘Sesuatu yang Spesial’ Dalam Diri Jamal Musiala

0

Gelandang Bayern Munchen tersebut memuji rekan setimnya yang masih muda, Jamal Musiala karena telah menjadi perbincangan dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga menyebut pemain berumur 18 tahun itu sebagai seseorang dengan ‘sesuatu yang spesial’ dalam dirinya.

Jamal Musiala telah menjadi bahan pembicaraan para penggemar sepakbola setelah tampil gemilang di tim utama Bayern Munchen beberapa waktu lalu. Tak lama setelahnya, ia memilih Timnas Jerman ketimbang Inggris karena sudah diharuskan memilih kewarganegaraan di umurnya yang telah menginjak 18 tahun.

Kemampuannya saat ini jelas menjadi harapan bagi klub maupun Timnas Jerman di tahun-tahun yang akan datang. Tak terkecuali bagi rekan-rekan setimnya yang berada di Bayern Munchen saat ini.

Salah satu pemain yang berharap Jamal Musiala bisa menjadi harapan bagi klub di masa yang akan datang adalah Joshua Kimmich. Gelandang berusia 26 tahun itu juga merasa pemain tersebut memiliki ‘sesuatu yang spesial’ untuk membawa klub mempertahankan kesuksesan.

“Di sesi latihan pertamanya bersama kami, Anda dapat melihat bahwa pemain tersebut memiliki sesuatu yang istimewa dalam dirinya. Ia memiliki banyak trik, sulit diprediksi dan sangat dinamis ketika memegang bola,” ucap Joshua Kimmich kepada Bayern TV.

“Ia selalu membawa bola kedepan, ditambah memiliki sentuhan pertama yang sangat bagus. Dirinya sudah sangat berkembang untuk pemain di usianya sekarang, tetapi ia sangat tenang dan sedikit pendiam,”

“Saya masih berada di Stuttgart saat masih seusianya. Saya rasa pemain tersebut bakal berkembang terus menjadi lebih baik, berbanding lurus dengan kepercayaan dirinya yang selalu meningkat.”.

Pemain berusia 18 tahun tersebut kini sudah diberi kesempatan tampil dalam 18 pertandingan di Bundesliga musim ini. Selain itu, Hansi Flick juga telah memberinya empat kali kesempatan tampil di Champions League untuk menambah pengalamannya di kompetisi Eropa.

Karim Benzema Senang Pernah Berkesempatan Bermain dengan Cristiano Ronaldo

0

Penyerang berumur 33 tahun itu mengaku senang bisa berada dalam satu tim dengan megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo pada periode 2009-2018 lalu. Ia juga mengaku harus mengubah gaya bermainnya demi membantu pemain tersebut mencetak banyak gol untuk Los Blancos.

Cristiano Ronaldo masih menunjukkan kualitasnya sebagai pemain top Eropa, walaupun usianya sudah menginjak 36 tahun. Kini ia telah mengoleksi 20 gol di Serie A 2020/21 dan memecahkan rekor sebagai pemain pertama yang mencetak lebih dari 20 gol dalam 12 musim beruntun.

Bermain satu tim dengan mantan pemain Manchester United itu jelas menjadi impian dari banyak pemain sepakbola profesional yang berkarier di Eropa. Tak terkecuali bagi Karim Benzema, yang sudah sembilan tahun satu tim dengannya dalam kurun waktu sembilan musim.

Saat satu tim dengan Cristiano Ronaldo, penyerang berkebangsaan Prancis itu mengaku harus mengubah gaya bermainnya di lapangan. Tetapi ia tetap senang dengan hal itu, sebab dirinya hanya perlu membantu megabintang asal Portugal itu mencetak banyak gol ke gawang lawan.

“Kepergian Cristiano membuat saya kembali mengubah peran dalam permainan. Ia mencetak 50 gol di setiap tahun, Anda tentu harus beradaptasi dengan gaya bermainnya ketika satu tim dengannya,” ucap Karim Benzema kepada El Pais via Goal.

“Ia adalah salah satu pemain terbaik yang ada di dunia. Saya merasa bahagia ketika berada satu tim dengannya.”.

Cristiano Ronaldo kini telah menjadi topskorer sepanjang masa Real Madrid dengan total 450 gol di semua kompetisi. Pada 2018 lalu, ia memutuskan untuk mencoba tantangan baru dengan bergabung ke juara Serie A yakni Juventus.

Meskipun hanya menjadi bayang-bayang Cristiano Ronaldo, Karim Benzema saat ini juga menjadi salah satu topskorer sepanjang masa Los Blancos. Total 266 golnya telah membuat penyerang asal Prancis itu menyamai jumlah gol milik legenda Real Madrid, Alfredo di Stefano.

Saat ini Karim Benzema masih terus berusaha untuk mencetak gol dan membantu tim asuhan Zinedine Zidane kembali meraih gelar musim 2020/21. Sebanyak 17 gol sudah dicetak olehnya ke gawang lawan untuk Real Madrid di semua kompetisi.

Sempat Dikaitkan dengan PSG, N’Golo Kante Mengaku Masih Betah di Chelsea

Gelandang Timnas Prancis itu beberapa waktu lalu sempat dikabarkan menarik minat PSG saat masih berada di bawah naungan Thomas Tuchel. Namun, dirinya kini menutup kemungkinan tersebut karena pelatih berkebangsaan Jerman itu saat ini telah ditunjuk sebagai pelatih The Blues.

N’Golo Kante merupakan salah satu gelandang bertahan terbaik di Eropa, bahkan di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Sebab ia memiliki kemampuan yang bagus di lini tengah, itu membuat Leicester City dan Chelsea sempat merasakan gelar Premier League beberapa tahun lalu.

Karena kemampuannya tersebut, gelandang berusia 30 tahun itu sempat diminati oleh beberapa klub top Eropa. Salah satunya adalah PSG yang pada musim panas lalu sempat dikabarkan ingin merekrut gelandang berkebangsaan Prancis itu.

Tetapi, PSG kini sudah ditangani oleh pelatih yang berbeda yakni Mauricio Pochettino setelah memecat Thomas Tuchel di akhir tahun lalu. Kini Thomas Tuchel justru ditunjuk oleh manajemen Chelsea untuk menjadi pelatih mereka menggantikan Frank Lampard pada bulan Januari 2021.

Hal tersebut membuat N’Golo Kante memastikan bahwa dirinya tidak akan hengkang ke PSG, setidaknya hingga kontraknya bersama The Blues berakhir. Sebab ia mengaku senang bisa dilatih oleh Thomas Tuchel di Stamford Bridge dan dirinya berkeinginan membawa klub tersebut sukses kedepannya.

“Saya tahu di masa lalu ada kabar bahwa PSG ingin merekrut saya ketika ia [Thomas Tuchel] masih berada disana. Tetapi, itu bukan sesuatu yang saya inginkan saat itu,” ucap N’Golo Kante dalam situs resmi klub.

“Kesepakatan itu tidak akan terjadi karena saya masih bahagia di Chelsea, saya juga masih ingin bertahan disini. Bahkan saya belum berbicara dengan manajer pada saat itu.”.

Kini dua orang tersebut memiliki ambisi yang sama, yakni finish di empat besar pada klasemen akhir Premier League musim ini. Seandainya Chelsea bisa melaksanakan tugas tersebut, musim depan mereka akan bisa tetap tampil di Champions League dan berkesempatan untuk meraih trofi di kompetisi tersebut.

The Blues saat ini menempati peringkat lima di klasemen sementara dengan perolehan 44 poin. Hanya berjarak satu poin dengan West Ham United yang berada diatasnya saat ini.

Translate »